Sebenernya merawat motor antik itu sama saja dengan merawat motor-motor lainnya yang lebih modern,hanya saja untuk motor klasik kesulitannya adalah ketersediaan suku cadangnya,bahkan banyak yang keliling dunia hanya untuk mendapatkan ascesories suku cadangnya.
Ada beberapa tips dari John Glimmerveen,yaitu seorang penulis dari majalah Moto Tech.Hal yang perlu sangat penting untuk di perhatikan dalam perawatan motor klasik menurutnya adalah:
- Ban
Jika di lihat dari luar mungkin ban dari motor klasik kelihatan baik-baik saja,namun jika di pandang dari umurnya yang sudah tua,ban harus tetap di perhatikan.Masalah yang sering terjadi adalah ban yang terlalu licin,apalagi di jalanan yang basah.Sangat membahayakan bukan???
- Bearing kemudi
Jika kemudi sudah tidak nyaman di pakai,susah atau berat di belokkan.Maka Bearing harus di ganti dengan yang baru,karena hal ini juga sangat membahayakan jika di kendarai.Dan Bearing harus sering di ganti minimal 5 tahun sekali.
- Rantai dan Gir
Perlu di cek setiap kali,ketegangan rantai harus pas jangan kekencangan atau kekendoran, berilah pelumas pada rantainya secara berkala.Dan jika Gir sudah lancip atau sudah aus,ganti dengan Gir yang baru untuk keselamatan dan kenyamanan anda.
- Rem
Periksa kepakeman rem atau periksa kampas rem dan kabel yang menghubungkan remnya.Jika memang sudah tidak layak pakai gantilah dengan yang baru,gantilah minyak remnya juga secara berkala paling tidak 2 tahun sekali.
- Garpu depan dan Setang
Kedua komponen ini juga harus di pastikan masih dalam keadaan yang prima sehingga membuat anda berkendara menjadi nyaman,bersihkanlah keduanya dan berilah minyak secara berkala.
Bawa ke bengkel untuk memeriksa komponen-komponennya dan mengecek performa mesin.. Agar kondisi motor tetap optimal dan memberi kenyamanan saat berkendara.






No comments:
Post a Comment